Perkenalan Tokoh

Tokoh utama :
1.Noor olivia :
Culun,baik dan ramah dan sangat menjaga hubungan pertemanan
2."Titania irwanda" :
Baik,labil,ramah, suka’ nolong teman kalo’ lagi di bully
3.Yunita sari :
Baik,ramah,perhatian kepada teman dan bijak
4.Dhea salsabilla :
Baik,Lumayan Imut,ramah
5.Rachmawati shari :
Baik,Tomboi,ramah,Kocak
ARTI SEBUAH KATA "TEMAN"
Ini sh kisah kami berlima,yang diawali dari Olive..
“Olive” itulah sebutan untuk diriku. Dari lahir aku selalu dibenci oleh orang yang ada di dekatku. Bahkan sampai sekarang tidak ada yang mau berteman denganku. Mereka sering menyebutku sebagai anak culun yang tidak bisa berpenampilan cantik.Maka dari itu aku selalu dibenci dengan orang lain.
Kini sudah waktunya bagiku masuk ke sekolah untuk menuntut ilmu dan mencari teman. Tetapi apa hasilnya? Yang ada hanyalah ejekan dan ejekan dari anak-anak yang lain. Tujuanku untuk sekolah adalah menuntut ilmu. Tapi, aku terlahir dengan kemampuan yang payah. Jadi, apa yang aku lakukan untuk menjadi hebat di sekolah selalu mengalami kegagalan. Tapi aku tidak akan menyerah untuk melangkah maju. Aku terus berusaha agar aku menjadi pintar. Walaupun hasilnya selalu buruk, aku tidak akan pernah menyerah.
Saat istirahat, aku bertujuan untuk jalan-jalan di taman sekolah. Saat aku berjalan di sebuah taman, aku melihat Dhea dan shari yang sedang membicarakan tas yang baru saja mereka beli. “Wow !! Tas nya bagus.” Ucapku dengan rasa senang. Tiba-tiba Shari menoleh dan meyuruhku pergi. “Eh loh, pergi sana,dasar anak culun, tolong ya jangan dekat-dekat aku.Nanti pasti kamu cuma’ ngerusakkin semuuuua barang2 ku.” Jawab shari tersebut. “Tapi kan aku cuma’ liat saja.” Aku tidak ada niat untuk merusak barang mu.” Jawabku. “Kalau kamu pengen?, nh ambil aja!! Cepat pergii !!” Jawab Dhea dengan melemparkan tas itu ke arahku. “Dhea aku bukan tempat sampah tempat kau membuang tas ini.”Teriak ku ke Dhea.
Suatu istirahat, saat aku sedang berjalan di dekat kantin, aku melihat ada seorang anak yang duduk di gazebo kantin sambil membaca buku. Dia menoleh dan melihatku. Dengan menatap matanya aku merasakan bahwa dia mengerti akan perasaan dan keadaan yang aku alami sekarang. Sejujurnya aku ingin sekali untuk berhenti dan berbicara dengannya. Tapi aku malu untuk memulai berbicara dengannya. Hingga pada akhirnya, aku memutuskan untuk tetap berjalan dan pergi darinya.
Keesokan harinya, aku bertemu dengannya lagi disekolah. Setelah aku perhatikan dia baik, sehingga para anak anak di sekolah baik dengannya. Sehingga dia membuatku semakin iri denganya. Sejak saat itulah aku menganggap dia adalah sebagai rivalku.
Saat pertama dia di sekolah aku sangat membencinya. Tapi pada suatu hari saat aku di bully oleh Dhea dan shari yang terkenal paling so’ berkuasa di sekolah,”Eh culun bwa’in tas ku dong” perintahnya kepadaku,”cepat sdikit dong”,”Iya cepetan dong!” tiba-tiba dia datang untuk menolongku. Perasaan benci yang aku rasakan kian hari semakin menghilang. Justru rasa nyaman berada di dekatnya lah yang tumbuh di dalam hatiku.
Mulai saat itulah aku berkenalan dengannya secara resmi. Ternyata namanya adalah Wanda. Sejak saat itulah kami menjadi teman dan anggapanku sebagai rivalnya telah hilang ditelan waktu. Saat bersama dengan Wanda, aku merasa tidak sendirian lagi. Pertemanan kami sangat baik. Maka dari itu aku akan menjaga hubungan itu agar tetap baik yang.
Suatu hari di sekolah kami kedatangan murid baru dari luar kota yang hanya menetap sementara disini, namanya Yunita. Kami sangat terkejud ketika melihat sikapnya itu muncul. Sikapnya sungguh sangatlah aneh dimataku. Ketika aku sedang susah mencari teman, dia malah membuang teman. “Tapi mungkin dia belum terbiasa sekolah disini.” gumamku
Suatu ketika,Yunita sedang minum di kantin,dan tidak sengaja saat Yunita sedang minum, tiba-tiba aku menjatuhkan air minumnya.Emosi Yunita kian meledak.tetapi Yunita mencoba menahannya karna aku tahu dia sebenarnya baik.Tiba tiba Wanda datang dan melindungi ku.”Ada apa ini?,Yun maaf ya..soal masalah ini, sorry! ”
Yunita bertanya kepada Wanda. “Kenapa sh kamu mau ngelindungi dia, sedangkan dia gak pernah menolongmu ??”Wanda pun menjawab “Karena dia, temanku.gak perlu dia harus nolongin aku dulu.yang penting dia baik,itu dah cukup” Setelah menjawab pertanyaan tersebut Wanda dan aku segera pergi. Tapi setelah aku melihat ke belakang ternyata Yuyun termenung. Entah apa yang dia pikirkan.
Setelah 2 bulan lamanya aku lihat Yunita mulai berubah, dia Baik,ramah dan perhatian pada temannya dan tidak sombong lagi,dia mulai berteman,cukup banyak yang mau menjadi temannya.”Wan, thank’s ya..karna kejadian waktu itu,aku jadi ngerti apa Arti Sebuah kata ‘Teman’ “. Ucap Yuyun “Ya..biasa aja lah it, Ok!”.Ucap Wanda.
Selain Yuyun,Dhea dan Shari pun sama, mereka mulai berbah!,Tidak lagi boros,tidak lagi sombong,mereka menjadi sangat baik seperti Yunita,baik dan ramah dan perhatian pada teman.
Sudah beberapa bulan berlalu,,selama melewati bulan bulan tersebut Aku,Yunita,Wanda,Dhea dan Shari mulai berteman dan menjadi akrab.bahkan sangat akrab.dan kami mempunyai sifat sifat yang berbeda,Mulai dari Shari yang jadi Tomboi dan kocak,Yunita yang slalu mengkritik dengan kata kata bijak.Wanda yang ngeselin dan selalu labil emosi saat lagi serius.Dhea yang jadi imut dan mengganti panggilannya jadi “Dhea Kitty”.Dan aku (Olive) yang baik dan yang paling semangat ngerjain tugas klo di kasi’ pr tugas kelompok.Dan.. Itu lah kami yang belajar ngertiin Arti sebuah kata “Teman”.
--ENDING--